cerita lain dari hembusan pendingin udara
lucunya ia tak dingin lagi
hembus hangatnya melingkupi kami yang sekarang kedinginan
ya kami, sebuah raga dan perasaan
kini jarak dan waktunya berbeda, namun raga, perasaan, dan sifatnya masih sama
bodoh
ia masih bodoh
bisakah sekali saja
kumohon
bodoh
tak berguna
ia kira bisa pergi
namun jarakpun tak mengajaknya untuk pergi
namun waktupun tak menyuruhnya untuk sendiri
Haha, merasa bodoh. Memperumit keadaan sendiri. Bodoh sukanya mempersulit diri sendiri. Tapi bagaimana? perasaan menang. haruskah kukutuk diriku yang feeling ini dan berusaha keras menjadi thinking. menurutku lebih buruk dari jadi bodoh. membohongi diri sendiri. semakin bodoh. Ia disana. entah bersama aspeknya. atau entah bersama waw nya. hahaha. ingin tertawa di atas kesedihan diri sendiri. kadang memang fantasi sendiri yang terlalu menjadikan terjebak dalam kenyataan kelam. ah aku bingung harus apa. semoga mesin waktu 2 jam di sana dimanfaatkan dengan baik ya!
DS306, 金曜日 2017/03/24
yang berharap bisa kembali ke 2 jam yang lalu, bersamamu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar