Ga salah sih dia marah ketika aku secara ga langsung membenarkan bahwa hubungan ini salah.
Di titik ini aku merasa gaada yg salah dengan kami, tapi aku yakin ada aja orang yg menganggap kami salah, termasuk aku yg dulu, entah sekarang masih atau ga. Yg jelas sebenernya aku juga ga setuju dia pindah hanya untuk nikah, khawatir ga komitmen untuk menjalankan ibadah2nya. Tapi somehow sebenernya kayak aku ga terlalu khawatir lagi soal itu, tp justru aku merasa apa ada yg salah dengan aku? Apa aku mulai ga taat? Atau justru Tuhan bantu aku meyakinkan bahwa ini baik jadi jangan khawatir?
Ini juga yang terjadi dari pernyataannya, kalo kamu masih mengganggap di luar sana masih ada orang yg menganggap kita salah, berarti km sepakat bahwa kita salah? Hubungan ini harus yakin kita benar.
Justru muncul pertanyaan di kepalaku, aku tenang sekarang apakah karena aku memang dibantu Tuhan agar tenang karena memang hubungan ini benar menurutNya? Atau aku berusaha membenarkan diri aja padahal aku udah tau salah?
Kayak being defensif aja padahal udah tau salah? ðŸ˜
Pertanyaan yg harus segera aku jawab sih. Soalnya bener juga katanya, kalo menganggap ini semua salah, ngapain di sini?