Kamis, 20 Oktober 2022

1

Aku habis ditegur. Aku merasa bersalah dan lagi dalam kondisi inferior. Tiba tiba dia menceritakan seorang perempuan yg pintar dan cantik, dan menyebut betapa "buta"nya laki2 yg menyelingkuhi perempuan ini.

Aku sakit hati karena dia menjatuhkanku dan mengangkat perempuan lain.

Apakah aku berhak sakit hati? Aku rasa iya.

Apakah aku harus memperbaiki diri? Sepertinya iya juga, aku harus menerima kenyataan bahwa aku cukup(?) Aku harus sayang diriku yg cantik (?) Aku harus menerima diriku meski tidak secantik itu(?)

Hah lelah, aku bahkan tidak tau harus mengambil pikiran positif yg mana. Iya aku masih saja negatif dengan fisikku sendiri. Aku tentu kalah cantik jika bersanding dengan orang2 cantik. Tapi memang itu kelemahanku. betapa pintarnya orang mungkin akan membuatku "biasa saja" karena aku sadar aku pun mampu (?), Meskipun aku yakin tetap ada yg lebih pintar dari aku. Kalau cantik, tidak. Sekuat apapun aku berusaha, aku tidak akan secantik itu.

Jadi masalahnya di aku atau dia?...