Kamis, 16 Juni 2011

konsepceritawagutragis-_-

Ine nggak biasa bilang dia jatuh cinta atau dengan kata lain " nggak mudah jatuh cinta". Tapi semenjak Ine melihat "dia" berubahlah semuanya.
"Dia anak baru ya?" tanya Ine kepada Ina ketika melihat seseorang di event sekolahnya.
"Masak sih? tapi kayaknya iya deh, soalnya aku juga jarang liat dia." jawab Ina.

beberapa hari kemudian....

"Lho na, ternyata dia bukan anak baru." kata Ine kepada Ina.
"Aku juga taunya baru baru ini." jawab Ina " kalo nggak salah namanya Dyo deh, kelas 11 aja dia udah sekolah disini." lanjut Ina diikuti anggukan Ine.
Ya, Dyo-lah si "dia" yang berhasil mengisi hati Ine. Dengan bimbingan dan berbagai pengertian dari Ina, Ine mulai mengerti kalo dia jatuh cinta.

suatu hari...

"Ne, aku dapet BBMnya Rio sahabatnya Dyo! mau aku mintain nomernya Dyo nggak?" tanya Ina dengan nada sedikit "menggoda".
"HEH! JANGAAAN!" jawab Ine sambil senyam senyum-_-
"Wah, kadung." balas Ina

tibatiba..
"PING!"
"Eh Rio udah bales nih." ujar Ina
(on the BBM)
Ina : "PING!"
Rio : ada apa na?
Ina : eh, bisa minta nomernya Dyo, temenku ada yang minta.
Rio : cieh, siapa emang? pasti mau ndeketin Dyo ya? oke emang sih dia itu cakep tapi menurutku ya mending suruh temenmu itu ngelupain Dyo soalnya HIS LIFE IS NOT FOR LOVE. ngerti?
Ina : rahasia dong. oh gitu ya, tapi serius nih nggak bisa minta nomernya?

" eh, udah deh nggak usah dilanjutin. Nggak usah minta nomernya juga. Aku udah tau kok his life is not for love." timpal Ine
"Halah, kamu ini! eman eman lhooo! coba kamu bayangin! kamu itu paling susah namanya jatuh cinta! dan perasaanmu ini udah bertahan 7 bulan! helooooo!" balas Ina
"Udah deh, nggak usah ngurusin itu. kalo dia jodohku kan entar balik lagi juga." jawab Ine acuh

beberapa bulan kemudian...

(malam hari)
Rio :"PING!"
Ina : ada apa io?
Rio : Dyo kecelakaan.
Ina : apa?! serius?! gimana dia? aku harus ngabarin dia.
Rio : dia luka parah. sekarang dia udah dirumah sakit tapi dia koma. sorry ngabarin hal yang nggak enak khususnya buat temenmu.

(on the phone)
Ina : Ine!
Ine : apa sih naaa? bikin kaget aja. ada apa?
Ina : Dyo kecelakaan
Ine : apa?! dia gimana?
Ina : dia koma
Ine : ....
Ina : sorry ne, tenangin dirimu dulu ya. Everything gonna be okay! I promise
Ine : thanks.

keesokan harinya....

(on the BBM)
Ina : gimana Dyo?
Rio : Allah lebih sayang dia.
Ina : Innalillahiwainnailaihiraji'un. kapan?
Rio : tadi pagi jam 08.08
Ina : dimakamin kapan?
Rio : bentar lagi. Ini aku udah di rumahnya.
Ina : oke deh, ntar aku nyusul sekalian bawa temenku. biar dia nunjukin and numpahin semua perasaannya.
Rio : oke

(on the phone)
Ine : halo, Assalamu'alaikum.
Ina : Waalaikumsalam. gimana? kamu udah baikan?
Ine : lumayanlah. gimana Dyo?
Ina : Allah lebih sayang dia, udah kamu tenang aja ya biar dia tenang juga disana. bentar lagi aku ke rumahmu ya biar kita bareng bareng kerumah Dyo.
Ine : ya

Ine dan Ina tiba di rumah Dyo. Setelah berbela sungkawa dengan keluarga Dyo, Ine Ina dan Rio berangkat menuju makam Dyo.

"Itu sahabatku yang aku ceritain itu." kata Ina pada Rio ketika Ine berjalan mendekati makam Dyo dan mulai duduk di sebelah tempat peristirahatan terakhir Dyo.
"Jujur, aku speechless." balas Rio
"Kenapa?" tanya Ina
"hhh, orang yang ada di sebelah makam Dyo sekarang itu penyebab kematian Dyo."
"hah? kok bisa?!"
"kemarin Dyo baru cerita sama aku kalo dia sedang jatuh cinta sama seseorang dan orang itu adalah Ine! kecelakaan itu sebenernya terjadi pas Dyo mau ke rumah Ine buat nyatain perasaannya langsung ke Ine." jelas Rio
"kasian Ine. kepastian cinta yang udah di depan mata hilang begitu aja. apa aku harus cerita ke dia?" tanya Ina
"sebaiknya tunggu sampe Ine punya pengganti Dyo. cepat atau lambat dia harus tau." jawab Rio

THE END

Sabtu, 05 Maret 2011

" bad memories are to learn, good memories are to entertain "
-English exam's poem-